Minggu, 30 Januari 2011

Semarang United FC

Semarang United FC

Semarang United
Logo Semarang United
Nama lengkap Semarang United Football Club
Julukan Blue Devils
Didirikan 2010
Stadion Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
(Kapasitas: 25.000)
Manajer Bendera Indonesia Noval Albakrie
Pelatih Bendera Indonesia Edy Paryono
Liga Liga Primer Indonesia
2011 Akan berlangsung
Semarang United Football Club adalah sebuah tim sepak bola Indonesia yang berbasis di Semarang. Klub yang didirikan tahun 2010 ini bermain di Liga Primer Indonesia 2011. Saat ini klub ini dilatih oleh Edy Paryono dan stadionnya adalah Stadion Jatidiri

Real Mataram FC

Real Mataram FC

Real Mataram
Real mataram.jpg
Nama lengkap Real Mataram Football Club
Didirikan 2010
Stadion Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, Indonesia
(Kapasitas: 25.000)
Manajer Bendera Indonesia Kusnadi
Pelatih Bendera Argentina José Basualdo
Liga Liga Primer Indonesia
2011 Akan berlangsung

Kostum kandang
Real Mataram Football Club adalah sebuah tim sepak bola Indonesia yang berbasis di Yogyakarta. Klub yang didirikan tahun 2010 ini bermain di Liga Primer Indonesia 2011. Saat ini klub ini dilatih oleh Jose Basualdo dan stadionnya adalah Stadion Maguwoharjo

RAPOR PEMAIN: Australia 0-1 Jepang

RAPOR PEMAIN: Australia 0-1 Jepang

Australia Australia
Mark Schwarzer
Hanya melakukan tiga kali penyelamatan sepanjang pertandingan, tapi tak bisa melakukan apapun menyelamatkan gol kemenangan Jepang.
Lucas Neill
Tenang dan teratur. Bukti ketangguhan Australia yang hanya kebobolan satu gol sebelum final. Jarang kesulitan menghalau serangan lawan.
David Carney
Umpan-umpan silangnya semestinya dapat dimanfaatkan rekan-rekan setim. Melakukan satu blok atas tendangan Ryoichi Maeda dan seharusnya bisa lebih baik saat mengeksekusi tendangan bebas di ujung pertandingan.
Sasa Ognenovski
Berhasil mencegah Jepang mencetak gol pada babak pertama. Naik membantu serangan pada perpanjangan waktu demi mencari gol penentu.
Luke Wilkshire
Pemain Australia lain yang kerap memberikan umpan-umpan berbahaya. Sering memberikan ancaman, tapi tidak mampu mencegah Yuto Nagatomo melepaskan umpan silang yang berujung gol kemenangan lawan.
Harry Kewell
Banyak kehilangan peluang untuk membawa Australia unggul, seperti saat lolos sendirian di pertengahan babak kedua. Hilang sudah sejarah baru untuk negaranya.
Brett Holman
Kerap kehilangan bola sehingga tidak heran keluar digantikan pada babak kedua.
Mile Jedinak
Sering memberikan umpan-umpan panjang dan mengancam lewat tendangan jarak jauh. Tampil biasa-biasa saja.
Carl Valeri
Terlalu bersemangat dan nyaris membuat Australia dihukum penalti. Mendapat kartu kuning akibat penampilan sembrono.
Matt McKay
Terburuk Pertandingan
Tampil menekan, tapi menyia-nyiakan peluang emas di awal laga. Tendangan penjurunya sungguh buruk dan penampilannya tidak berkembang seiring berjalannya pertandingan.
Tim Cahill
Selalu berbahaya saat menerima bola-bola atas dan menjadi pemain penghubung bagi Kewell. Mencoba mencetak gol di babak kedua dan digantikan saat perpanjangan waktu.
• Pergantian
Brett Emerton
Tampil lebih baik daripada Holman. Sempat mencoba peruntungan dengan tendangan jarak jauh dan nyaris membuahkan hasil di perpanjangan waktu.
Neil Kilkenny
Tidak tersedia
Robbie Kruse
Hampir menjadi pahlawan saat tampil menggantikan Kewell saat sundulannya nyaris lolos ke dalam gawang Jepang.
Jepang Jepang
Eiji Kawashima       
Terbaik Pertandingan
Tanpa dirinya Jepang takkan mungkin merayakan gelar juara di Qatar malam ini. Berulang kali menyelamatkan peluang Australia dan terutama dari Harry Kewell. Pemain terbaik dalam laga final.
Yasuyuki Konno
Sulit mengatasi kelebihan postur Tim Cahill dan terlalu mudah dikalahkan saat bertarung memperebutkan bola-bola udara.
Yuto Nagatomo
Tampil luar biasa di sektor sayap dengan memberikan serangkaian umpan silang mengagumkan. Saat umpan terbaiknya diberikan, lahirlah gol kemenangan Jepang.
Atsuto Uchida
Meski kerap dikalahkan dalam perebutan bola atas, Uchida mampu memberikan umpan silang yang baik.
Maya Yoshida
Melakukan sejumlah intervensi sehingga Australia tidak leluasa mengembangkan ritme permainan.
Yasuhito Endo
Terkadang tampil ceroboh dan terlalu mudah melepas bola sehingga melahirkan tendangan penjuru.
Jungo Fujimoto
Menjadi pengganti Shinji Kagawa dan Fujimoto tampak kesulitan menjadi ganti beban harapan rekan-rekan setimnya.
Makoto Hasebe
Kehadirannya sangat dirasakan lini tengah tim. Melepaskan satu tendangan yang melesat ke atas mistar, tetapi kelelahan saat pertandingan memasuki perpanjangan waktu.
Keisuke Honda
Menyabet pemain terbaik turnamen, tapi tidak tampil baik di partai puncak. Memberikan beberapa umpan yang jeli, tapi terlalu lama menahan bola dan menggiringnya menjauhi pertahanan lawan.
Shinji Okazaki
Menyia-nyiakan peluang mencetak gol ketika sundulannya melebar dari sasaran. Setelahnya, Okazaki jarang memperoleh peluang.
Ryoichi Maeda
Punya peluang melepaskan tembakan, tapi tak banyak memberikan kontribusi sehingga akhirnya digantikan.
• Pergantian
Masahiko Inoha
Tidak Tersedia
n/a
Daiki Iwamasa
Dimasukkan untuk mengimbangi kekuatan postur pemain-pemain Australia di bola-bola atas. Taktik pergantian yang cerdik dari Alberto Zaccheroni.
Tadanari Lee
Menciptakan gol debutnya untuk timnas dengan cara mengagumkan. Tendangan volinya melahirkan sejarah bagi Jepang.

Berita Terkini

  • Madrid Kian Tertinggal Madrid Kian Tertinggal Langkah Real Madrid menjaga jarak dengan sang pemuncak Barcelona kian menemui batu terjal usai mereka tak berkutik di tangan Osasuna dan kalah 1-0. Kendati masih tetap nyaman duduk di urutan kedua, tetapi jarak poin Los Blancos dengan Barcelona kian menjauh. Blaugrana kini surplus tujuh angka dari Madrid.
  • Chelsea-Liverpool Kian "Alot" Chelsea-Liverpool Kian "Alot" Berdasarkan laporan sebuah media Inggris, keinginan Chelsea mendapatkan tanda tangan megabintang Liverpool Fernando Torres sepertinya bukan lagi isapan jempol belaka. Buktinya, kubu Chelsea dikabarkan sudah siap dan rela kehilngan aset berharga milik mereka, Danny Sturridge demi seorang Torres.
  • Wasit LPI Bantah Suap Wasit LPI Bantah Suap Bintang Medan FC menelan kekalahan pahit di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, dalam lanjutan Liga Primer Indonesai (LPI), saat berkunjung ke kandang Real Mataram dengan skor akhir 3-1. Usai pertandingan, wasit Muhammad Akhyar menegaskan, dirinya sama sekali tidak berpihak kepada siapapun dalam pertandingan ini.
  • Merasa Dilecehkan Panpel Merasa Dilecehkan Panpel Pelatih kesebelasan Bintang Medan FC berang kepada panitia penyelenggara pertandingan atas ketidaklaziman dalam konferensi pers. Akibatnya ia enggan berkomentar banyak tentang kekalahan yang dialami tim asuhannya dari Real Mataram.
  • Debut Sempurna Pazzini Debut Sempurna Pazzini Menjalani debut sebagai pemain pengganti di babak kedua, Giampaolo Pazzini langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol ke gawang Palermo. Inter Milan berbalik unggul melalui eksekusi penalti Samuel Eto'o.
  • Persiwa Tekuk Persib Persiwa Tekuk Persib Hasil positif ditorehkan tim kebanggaan masyarakat pegunungan tengah Persiwa Wamena, setelah dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11 Piter Rumaropen dkk berhasil memetik poin penuh atas rival beratnya Persib Bandung dengan skor telak 3-0 di stadion Pendidikan Wamena, Minggu (30/1) malam.

Sabtu, 29 Januari 2011

Persebaya 1927

Persebaya 1927

Persebaya 1927
Logo Persebaya 1927
Nama lengkap Persatuan Sepak bola Surabaya 1927
Julukan Bajul Ijo
Didirikan 1927
Stadion Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
(Kapasitas: 30.000)
Ketua Umum Bendera Indonesia Saleh Ismail Mukadar
Pelatih Bendera Indonesia Aji Santoso
Liga Liga Primer Indonesia
2011 3
Kelompok suporter Bonek, Yayasan Suporter Surabaya

Kostum kandang
Kostum tandang
Soccerball current event.svg Musim ini
Persebaya 1927[1] adalah sebuah tim sepak bola Indonesia yang berbasis di Surabaya. Klub ini bermain di Liga Primer Indonesia 2011. Saat ini klub ini dilatih oleh Aji Santoso dan stadionnya adalah Stadion Gelora 10 November.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Skuat

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
No.
Pos. Nama

Bendera Indonesia DF Mat Halil

Bendera Indonesia MF Andik Vermansyah

Bendera Liberia MF John Tarkpor Sonkaley

Bendera Indonesia MF Lucky Wahyu

Bendera Indonesia MF Taufiq

Bendera Indonesia MF Arif Ariyanto

Bendera Indonesia DF Sunaji

Bendera Indonesia GK Endra Prasetya

Bendera Indonesia DF Erol Iba

Bendera Indonesia DF Johan Ibo

Bendera Indonesia GK Dimas Galih Pratama

Bendera Denmark FW Marc Nygaard

No.
Pos. Nama

Bendera Indonesia DF Nur Fasta

Bendera Indonesia MF Aulia Ardi

Bendera Indonesia MF Ryan Wahyu

Bendera Indonesia FW Miko Ardiyanto

Bendera Indonesia FW Nico Susanto

Bendera Indonesia MF Jusmadi Adang

Bendera Indonesia DF Khusnul Yuli

Bendera Indonesia GK Afrianto

Bendera Indonesia MF Rendy Irawan

Bendera Indonesia FW I Made Wirahadi

Bendera Brasil DF Otavio Dutra

Bendera Republik Makedonia DF Majkl Cvetkovski